aaaaa

Selasa, 20 November 2012

Kota Bukittinggi

Bukittinggi adalah salah satu Kota besar selain Padang yang ada di Ranah Minang. Salah satu kota yang saya sukai, udaranya sejuk, airnya dingin, pemandangan yang luar biasa, dan kendaraan tradisional “Bendi” yang menjadi ciri khas Bukittinggi. Selain itu Bukittinggi juga mempunyai banyak objek wisata dan obek bersejarah. Asal teman-teman tahu, Wakil Presiden pertama kita Bung Hatta, lahirnya di sini lho..
Salah satu Objek Wisata yang paling terkenal dan menjadi ikon Bukittinggi adalah Jam Gadang yang berada tepat di Pusat Kota. Jam Gadang adalah sebutan yang diberikan masyarakat Minangkabau kepada bangunan setinggi 26 meter dengan bulatan jam besar di keempat sisi bagian atasnya (“gadang” berarti besar dalam bahasa Minang).
Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazid Sutan Gigi Ameh. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, Controleur (Sekretaris Kota) Bukittinggi pada masa Pemerintahan Hindia Belanda dulu.
Bentuk atap Jam Gadang telah mengalami tiga kali perubahan dari waktu ke waktu. Pada jaman Belanda, atapnya berbentuk bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Pada waktu Jepang berkuasa di tanah air, mereka mengganti bentuk atapnya seperti atap klenteng. Kemudian setelah kemerdekaan diproklamirkan, bentuk atapnya diubah menjadi bergonjong empat seperti atap rumah adat Minangkabau dan bermotifkan pucuk rebung. Salah satu hal yang unik dari Jam Gadang ini adalah angka romawi 4 yang ditulis IIII bukan IV.
Dibawah jam gadang, banyak andong yang berderet rapih sebagai sarana transportasi tradisional untuk berkeliling-keliling di kawasan pusat kota (disana namanya “Bendi”, mirip di daerahku). Untuk masyarakat biasa, tarif yang dikenakan biasanya Rp 2.500 jauh dekat. Sementara khusus untuk wisatawan, tarifnya bisa membengkak hingga Rp 25.000-Rp 50.000 itu tergantung dari cara teman-teman menawar, ssst katanya sih kalau kita pandai bahasa minang, kita bisa mengelabui Pak Kusirnya biar dikasih harga yang murah.Hehehe :)
Dari Jam Gadang kita juga bisa melihat pemandangan alam Gunung Marapi (Gunung Merapi). Walaupun sangat indah, gunung ini tergolong gunung yang paling aktif di Sumatera. Gunung ini terletak di Kabupaten Agam, gunung ini dapat juga dilihat dari Kota Padangpanjang dan Kabupaten Tanah Datar karena memiliki ketinggian 2.891 m, wuih tinggi juga yah. Saya sampai terkagum-kagum melihatnya.
Tidak jauh dari lokasi Jam Gadang, teman-teman juga bisa melihat Taman Monumen Bung Hatta yang di buat untuk mengenang jasa Bung Hatta, Putra Asli Bukittinggi yang menjadi Wakil Presiden pertama Indonesia.
Di Bukittinggi terdapat objek wisata Janjang Ampek Puluah (Tangga Empat Puluh), tangga dengan jumlah anak tangga sebanyak 40 yang menjadi penghubung antara Pasar Atas dengan Pasar Bawah. Sebenarnya masih banyak objek wisata lainnya yang ada di Kota Bukittinggi antara lain Lubang Jepang, Ngarai Sianok, Benteng Fort De Kock, Istana Bung Hatta, Janjang Saribu dll. Pokoknya gak nyesel deh kalau datang ke Bukittinggi, meskipun cuma sebentar Kota Bukittinggi akan selalu berkesan.

1 komentar: